Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Januari, 2008

“Kejamnya” Pendidikan Jepang

{Silakan cek juga: http://trisetyarso.wordpress.com/2008/02/02/belajar-beneran-ala-jepang/}
Ketika pertama kali menyaksikan video ini, saya sampai dibuat mengeluarkan air mata …
Ayo kawan, bertahanlah … pasti engkau kuat untuk menahan …

(Mode ON: BECANDA …)

Untuk mentranslate bahasa

Sedikit Oleh-Oleh dari TQC 2008

Bagi saya, salah satu speaker yang sangat dahsyat di TQC 2008 adalah Prof. Cirac dari Max Planck
Papernya berjudul: “Topology in Quantum States PEPS and Beyond“

Untuk mentranslate bahasa

Video Penghilang Penat

Untuk mentranslate bahasa

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٲجِعُونَ
Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun … telah berpulang ke rahmatullah Bapak Presiden Soeharto.
Semoga arwahnya diterima disisi-Nya.
Sampai detik ini dan dikemudian hari, pasti bangsa ini tak akan selesai berhenti berdebat; apakah Soeharto pecundang atau pahlawan? Masuk neraka atau surga? Mana yang benar: Bung Karno atau Pak Harto?
Sebagai alternatif, saya mengajak kita [...]

Untuk mentranslate bahasa

Umar ibn Khattab dan Jerusalem

Sejarah mencatat, Jerusalem beralih ke tangan kepada kepemimpinan Islam tanpa pertumpahan darah, sebagaimana dituliskan di wikipedia:
http://en.wikipedia.org/wiki/Umar_ibn_al-Khattab
In 637, after a prolonged siege of Jerusalem, the Muslims finally entered the city peacefully following the signing of a treaty by the Patraich of Elya Al-Quds (i.e. Jerusalem) and Umar himself. Several years earlier, the Patriach had announced that [...]

Untuk mentranslate bahasa

Di Kampus Hiyoshi, Januari 2008

Untuk mentranslate bahasa

Video Bagus Banget

Untuk mentranslate bahasa

Ngantuk nih yee …

Clinton ngantuk ketika denger ceramah …

Untuk mentranslate bahasa

Rekan-Rekan yth.,
Diantara berita sedih dari bursa, dari RSPP dsb … ternyata ada juga berita gembira …
http://tinyurl.com/2n79xa

Untuk mentranslate bahasa

Kartel di Bisnis Tempe

Rekan-Rekan yth.,
Saya bukan sarjana politik, engineering pertanian dsb … tapi agak prihatin dengan perkembangan kasus kedele.
Menurut saya, kesalahan terbesar adalah pada kebijakan impor kedele yang dibuat oleh IMF pada tahun 1998, sehingga menyebabkan petani-petani kedele lokal tersingkir dari tanah air kita sendiri.
Terdapat 4 importir besar yang memainkan harga: yaitu Cargill Indonesia, Teluk Intan, Gunung [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »